Saturday, 25 April 2015

Bahaya Soft Drink

Soft Drink ialah minuman berkarbonasi yang diberi tambahan berupa bahan perasa dan pemanis seperti gula. Soft drink terdiri dari sugar-sweetened soft drink dan non-sugar soft drink. Sugar-sweetened soft drink merupakan soft drink dengan zat pemanis yang berasal dari gula, sedangkan non-sugar soft drink merupakan soft drink dengan zat pemanis yang berasal dari pemanis buatan (Australian Beverages Council, 2004). 


KANDUNGAN SOFT DRINK
Jenis-jenis kandungan yang terdapat dalam soft drink menurut Australian
Beverages Council (2004), antaranya:

1. Carbonated water (air soda)
Air soda merupakan kandungan utama yang terdapat dalam soft drink iaitu sekitar 86%. Air soda berperanan sebagai salah satu sumber air pada tubuh manusia. Di dalam air soda, terdapat kandungan gas berupa karbon dioksida (CO2).

2. Bahan pemanis
Rasa manis yang terdapat dalam soft drink dapat berasal dari sukrosa atau pemanis buatan. Sukrosa merupakan gabungan antara fruktosa dan glukosa yang termasuk dalam karbohidrat. Jumlah sukrosa yang terdapat dalam soft drink sekitar 10%. Pemanis buatan yang sering digunakan dalam soft drink ialah aspartam. Aspartam dibentuk dari gabungan asam aspartat dengan fenilalanin dan bersifat 200 kali lebih manis dari gula walaupun hanya sedikit jumlah aspartam yang terkandung dalam soft drink.

3. Bahan perasa
Bahan perasa terdiri dari bahan perasa alam dan bahan perasa buatan. Bahan perasa alam berasal dari buah-buahan, sayuran, kacang, daun, tanaman herbal, dan bahan alam lainnya. Bahan perasa buatan digunakan agar soft drink memberi rasa yang lebih baik.

4. Asam
Asam berperan dalam menambah kesegaran dan kualiti soft drink. Asam yang digunakan ialah asam sitrat dan asam fosfor.

5. Kafein
Kafein berperanan meningkatkan rasa yang terkandung dalam soft drink. Kafein yang terkandung dalam soft drink berjumlah ¼ sampai ⅓ dari jumlah kafein yang terkandung dalam kopi.

6. Bahan Pewarna
Bahan pewarna merupakan gas CO2 merupakan bagian dari karakteristik soft drink. Bahan pewarna boleh digunakan terdiri daripada pewarna alam dan pewarna buatan.

Setelah mengetahui kandungan dari SofT Drink,ada hal lain yg perlu kita ketahui dari Soft Drink:

1. Soft drink menguras air dalam tubuh kita.
Mengapa begitu? Soft drink mempunyai cara kerja seperti halnya diuretik yang bukan hanya memberikan air untuk tubuh kita, malah mengurangkannya. Pemprosesan gula tingkat tinggi dalam soft drink memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh kita. Untuk mengganti air ini, kita harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas soft drink yang kita minum.

2. Soft drinks dapat membersihkan karat pada bumper mobil atau benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya jika kita secara berterusan  minum minuman seperti  ini?

3. Jumlah gula yang tinggi dalam soft drink menyebabkan pankreas menghasilkan insulin dalam jumlah besar, yang mengakibatkan “benturan gula”. Kelebihan dan kekurangan gula dan insulin dapat menyebabkan diabetes dan penyakit yang berkaitan dengan ketidakseimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat mengganggu tumbesaran anak yang secara regular mengonsumsinya dapat menyebabkan masalah kesehatan.

4. Soft drink sangat mempengaruhi pencernaan. Kafein dan jumlah gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Maksudnya, tubuh tidak akan menyerap gizi sama sekali dari makanan yang baru dimakan, bahkan yang sudah dimakan beberapa jam sebelumnya.

5. Jangan pernah meneguk soft drink ketika demam, selesema atau ketika sakit. Hal ini kerana,  Soft drink akan melambatkan tubuh melawan penyakit tersebut.

6. PH purata daripada soft drink adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30 tahun. Setelah itu tulang (dalam bentuk calsium) akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk. Semua Calcium yang larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal.

7. Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan pewarna. Sementara kita suka meminum soft drink dingin setelah makan. Jika begitu, tubuh kita sebenarnya mempunyai suhu optimum 37 derajat Celsius. supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan. Bahkan makanan tersebut difermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, di edarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.


Minum soft drink bukannya tak boleh. Sekali-sekali tidak mengapa, namun jangan sampai kita menjadi ketagihan. Air putih adalah terbaik untuk tubuh badan kita.

No comments:

Post a Comment