Soft Drink ialah minuman berkarbonasi yang
diberi tambahan berupa bahan perasa dan pemanis seperti gula. Soft drink
terdiri dari sugar-sweetened soft drink dan non-sugar soft drink.
Sugar-sweetened soft drink merupakan soft drink dengan zat pemanis yang berasal
dari gula, sedangkan non-sugar soft drink merupakan soft drink dengan zat
pemanis yang berasal dari pemanis buatan (Australian Beverages Council,
2004).
KANDUNGAN SOFT DRINK
Jenis-jenis kandungan yang terdapat dalam soft drink menurut
Australian
Beverages Council (2004), antaranya:
1. Carbonated water (air soda)
Air soda merupakan kandungan utama yang terdapat dalam soft drink iaitu sekitar
86%. Air soda berperanan sebagai salah satu sumber air pada tubuh manusia. Di
dalam air soda, terdapat kandungan gas berupa karbon dioksida (CO2).
2. Bahan pemanis
Rasa manis yang terdapat dalam soft drink dapat berasal dari sukrosa atau
pemanis buatan. Sukrosa merupakan gabungan antara fruktosa dan glukosa yang
termasuk dalam karbohidrat. Jumlah sukrosa yang terdapat dalam soft drink
sekitar 10%. Pemanis buatan yang sering digunakan dalam soft drink ialah
aspartam. Aspartam dibentuk dari gabungan asam aspartat dengan fenilalanin dan
bersifat 200 kali lebih manis dari gula walaupun hanya sedikit jumlah aspartam
yang terkandung dalam soft drink.
3. Bahan perasa
Bahan perasa terdiri dari bahan perasa alam dan bahan perasa buatan. Bahan
perasa alam berasal dari buah-buahan, sayuran, kacang, daun, tanaman herbal,
dan bahan alam lainnya. Bahan perasa buatan digunakan agar soft drink memberi
rasa yang lebih baik.
4. Asam
Asam berperan dalam menambah kesegaran dan kualiti soft drink. Asam yang
digunakan ialah asam sitrat dan asam fosfor.
5. Kafein
Kafein berperanan meningkatkan rasa yang terkandung dalam soft drink. Kafein
yang terkandung dalam soft drink berjumlah ¼ sampai ⅓ dari jumlah kafein yang
terkandung dalam kopi.
6. Bahan Pewarna
Bahan pewarna merupakan gas CO2 merupakan bagian dari karakteristik soft drink.
Bahan pewarna boleh digunakan terdiri daripada pewarna alam dan pewarna buatan.
Setelah mengetahui kandungan dari SofT Drink,ada hal lain
yg perlu kita ketahui dari Soft Drink:
1. Soft drink menguras air dalam tubuh kita.
Mengapa begitu? Soft drink mempunyai cara kerja seperti halnya diuretik yang
bukan hanya memberikan air untuk tubuh kita, malah mengurangkannya. Pemprosesan
gula tingkat tinggi dalam soft drink memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh
kita. Untuk mengganti air ini, kita harus minum 8-12 gelas air untuk setiap
gelas soft drink yang kita minum.
2. Soft drinks dapat membersihkan karat pada bumper mobil atau benda logam
lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh
lainnya jika kita secara berterusan
minum minuman seperti ini?
3. Jumlah gula yang tinggi dalam soft drink menyebabkan pankreas menghasilkan
insulin dalam jumlah besar, yang mengakibatkan “benturan gula”. Kelebihan dan
kekurangan gula dan insulin dapat menyebabkan diabetes dan penyakit yang berkaitan
dengan ketidakseimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat mengganggu tumbesaran anak
yang secara regular mengonsumsinya dapat menyebabkan masalah kesehatan.
4. Soft drink sangat mempengaruhi pencernaan. Kafein dan jumlah gula yang
tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Maksudnya, tubuh tidak akan
menyerap gizi sama sekali dari makanan yang baru dimakan, bahkan yang sudah
dimakan beberapa jam sebelumnya.
5. Jangan pernah meneguk soft drink ketika demam, selesema atau ketika sakit. Hal
ini kerana, Soft drink akan melambatkan
tubuh melawan penyakit tersebut.
6. PH purata daripada soft drink adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat
untuk melarutkan gigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada
usia sekitar 30 tahun. Setelah itu tulang (dalam bentuk calsium) akan larut
setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk.
Semua Calcium yang larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat
daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan
batu ginjal.
7. Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Mereka
punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti
pengawet dan pewarna. Sementara kita suka meminum soft drink dingin setelah
makan. Jika begitu, tubuh kita sebenarnya mempunyai suhu optimum 37 derajat
Celsius. supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di
bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan
memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan.
Bahkan makanan tersebut difermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan
bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, di edarkan oleh darah
ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam
penyakit.
Minum soft drink bukannya tak boleh. Sekali-sekali tidak mengapa, namun jangan
sampai kita menjadi ketagihan. Air putih adalah terbaik untuk tubuh badan kita.